Media LKPD dan Metode Diskusi dapat Meningkatkan Motivasi Belajar Kimia
Oleh : Dra. Dyah Murtiningsih
Mata pelajaran kimia menjadi salah satu mata pelajaran yang memiliki hasil belajar yang kurang memuaskan. Materi kimia banyak yang bersifat tidak nyata (abstrak ), peserta didik tidak begitu tertarik sehingga motivasi untuk belajar rendah menjadi rendah. Hal ini menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi penulis sebagai pengampu mata pelajaran tersebut.
Dari hasil kajian literasi dan wawancara langsung kepada peserta didik serta beberapa rekan sejawat untuk mengetahui akar permasalahannya. Model pembelajaran yang selama ini diterapkan masih kurang menerapkan model-model pembelajaran inovatif, media pembelajaran yang masih konvensional dan kurang interaktif sehingga belum mampu meningkatkan motivasi belajar dan rasa ingin tahu peserta didik.
Peran dan tanggung jawab penulis sebagai seorang guru, adalah menyiapkan peserta didik agar memiliki kemampuan dan siap dalam menghadapi perkembangan abad 21, dengan membekali peserta didik pengetahuan, keterampilan dan kemampuan berpikir kritis yang baik, keinginan belajar mandiri yang tinggi, kemampuan adaptif terhadap perubahan dan perkembangan teknologi. Salah satu yang dapat dilakukan yaitu dengan memfasilitasi peserta didik untuk dapat mencapai komponen-komponen tersebut dalam setiap langkah proses pembelajaran di kelas, oleh karena itu guru sangat berperan penting untuk mendesain pembelajaran yang kreatif, inovatif, menantang dan menyenangkan menggunakan model, metode, dan media pembelajaran yang tepat dan inovatif sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara efektif.
Ada beberapa alternatif solusi sebagai bahan yang menarik untuk mendukung proses pembelajaran yang diharapkan dapat menyelesaikan masalah dan solusi yang digunakan disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan karakteristik materi pembelajaran.
Untuk materi struktur atom, dengan Media LKPD dan diskusi interaktif, dalam penerapannnya di sekolah dapat mempengaruhi tercapainya hasil yang lebih maksimal LKPD berbasis masalah sehari-hari untuk melatihkan rasa percaya diri, ulet, tekun, tanggung jawab, dan tidak mudah menyerah dalam menyelesaikan masalah kepada peserta didik. Dengan diskusi interaktif dapat membiasakan peserta didik untuk belajar berbicara atau mengungkapkan apa yang ada dalam fikiran mereka meskipun hal tersebut kemungkinan berada diluar topik yang sedang dibicarakan, guna menumbuhkan rasa percayadiri
Dampak dari penggunaan LKPD berbasis masalah yang disajikan secara runtut dan menarik serta diskusi interaktif, Peserta didik yang selama ini lebih banyak diam atau kurang berpartisipasi dalam proses belajar di kelas menjadi lebih aktif karena tanggung jawab menyelesaikan tugasnya. . Peserta didik menjadi lebih termotivasi, aktif dan berpartisipasi lebih baik selama proses pembelajaran, peserta didik antusias untuk mengumpulkan data, berdiskusi memecahkan permasalahan yang menjadi topik pembelajaran
Dari kedua indikator tersebut di atas, yaitu pembelajaran dengan menggunakan media LKPD yang menarik dan metode diskusi interaktif bisa diterapkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan belajar mandiri maupun terbimbing peserta didik dengan pemahaman yang baik dan juga bermanfaat untuk meningkatkan motivasi dan partisipasi peran peserta didik yang berdampak pada hasil belajar peserta didik meningkat, ini dibuktikan dengan hasil Penilaian Akhir Semester (PAS) meningkat dibandingkat nilai pada saat Penilaian Tengah Semester (PTS
Keberhasilan kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan tidak lepas dari faktor guru yang mengetahui dan melakukan langkah-langkah yang tepat untuk mengidentifikasi masalah, menentukan solusi yang relevan, menentukan model dan strategi pembelajaran yang tepat sesuai dengan pengamatan karakteristik peserta didik dan karakteristik dari materi.
List Comment