Nilai-Nilai Karakter dalam Pembejaran Sejarah
Oleh : Zuyyun Wahyuningtyas, S.Pd
Pasca kemerdekaan berbagai perubahan dan tantangan mendasar telah lahir. Situasi, kondisi dan tantangan tersebut tidak hanya menyangkut kepada bidang pendidikan saja, tetapi juga keseluruhan bidang kehidupan. Saat ini muncul banyak permasalahan dan isu yang sedang dikhawatirkan oleh bangsa Indonesia yaitu mulai lunturnya nilai-nilai karakter bangsa dikalangan generasi muda. Permasalahan yang saat ini dialami oleh generasi muda mulai lunturnya nilai-nilai karakter seperti cinta tanah air, semangat kebangsaan jujur dan toleransi.
Lunturnya nilai-nilai karakter disebabkan karena kurangnya pemahaman tentang sejarah dan wawasan kebangsaan. Hal tersebut dapat dilihat dalam lingkungan sekolah, setiap ujian banyak siswa yang ingin mendapat nilai bagus dengan berbagai cara salah satunya mencotek. Mengapa harus mencontek? Karena tidak ada pembiasaan untuk bersikap jujur seperti dari hal-hal yang kecil. Sejak dini para generasi muda sudah diarahkan untuk melakukan hal-hal yang salah dan diinternalisasikan untuk mentoleransi nilai-nilai yang seharusnya salah menjadi benar. Peristiwa tersebut adalah contoh nyata degradasi moral di sekeliling kita.
Salah satu cara untuk mengatasi berbagai masalah di atas adalah melalui implementasi pembelajaran sejarah. Sejarah merupakan salah satu mata pelajaran yang berpengaruh terhadap pembangunan berwawasan pendidikan karakter bangsa. Mata pelajaran sejarah yang diajarkan disekolah memiliki tujuan untuk membentuk watak dan martabat bangsa, karena memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air. Tujuan pembelajaran sejarah inilah yang harus di tanamkan oleh guru sejarah kepada peserta didik agar mereka senantiasa memandang sejarah sangat penting untuk dipelajari.
Materi yang termuat dalam mata pelajaran sejarah memiliki ciri khas yang kuat untuk memperkenalkan bagaimana perjalanan perjuangan bangsa dalam upaya mewujudkan cita cita bersama sebagai negara yang berdaulat. Nilai-nilai yang terkandung dari peristiwa penting bangsa inilah yang akan menumbuhkan karakter seperti cinta tanah air dan semangat kebangsaan yang akan melahirkan rasa bangga menjadi bagian dari bangsa ini. Memperlajari sejarah juga bisa mengenal jati diri kita sebagai bangsa Indonesia, kehilangan jati diri berarti kehilangan eksistensi bangsa.
Menumbuhkan karakter peserta didik agar sesuai dengan tujuan pendidikan nasional tentu tidak semudah yang di bayngkan. Upaya tersebut harus di barengi dengan kebiasaan positif yang dilakukan secara berkesinambungan dalam lingkungan kelas. Misalka seperti membuka pembelajaran dengan di sisipkan lagu lagu kebangsaan, kemudian memperkenalkan tokoh tokoh bangsa indonesia yang turut serta berjuang untuk bangsa ini, mempelajari biografi pahlawan, serta mengarahkan peserta didik akan pentingnya menghargai waktu, selanjutnya mengimpelemtasikan dalam kebiasaan sehari hari dengan tidak terlambat kesekolah, ini adalah sebagian upaya yang dapat dilakukan secara berkesinambungan untuk melakukan kebiasaan yang positif dalam lingkungan nyata.
List Comment